BUDAYA PERUSAHAAN PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR TBK

Nama               : Kalila Serin Xaviera
NPM               : 13217120
Kelas               : 3EA11

BUDAYA PERUSAHAAN PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR TBK

Menurut Franiscus Welirang sang Direktur PT. Indofood Sukses Makmur Tbk dalam koran-sindo.com. Disiplin, menjunjung tinggi integritas, menghargai pemangku kepentingan, dan inovasi yang berkelanjutan, adalah nilai-nilai yang senantiasa ditekankan di lingkungan PT Indofood Sukses Makmur Tbk.
Nilai-nilai tersebut amat penting artinya untuk menjaga keberlanjutan perusahaan. Pasalnya, perusahaan yang memiliki visi jangka panjang tidak akan mengejar keuntungan semata. “Kinerja perusahaan itu jangan hanya dinilai dari sudut finansial atau berapa besar profit yang diperoleh, melainkan ada pemikiran dan tindak-tanduk yang lebih dari itu. Misalnya perhatian terhadap masyarakat sekitar dan lingkungan yang harus kita jaga keberlanjutannya.
Lebih lanjut lagi tentang budaya kerja yang sudah diterapkan di PT Indofood ini adalah :

a.    Budaya Kerja Discipline
 Perusahaan telah menerapkan budaya kerja disiplin. Salah satunya, perusahaan menuntut karyawan untuk datang tepat waktu di kantor setiap hari. Hal tersebut merupakan hal positif yang harus dikerjakan dengan penuh tanggung jawab, sehingga budaya disiplin dapat diterima oleh karyawan. Sehingga tidak ada nya juga pembuangan waktu atau waktu yang sia sia.


b.   Budaya Kerja Unity
Perusahaan memberikan pergantian kerja atau shift kerja sesuai dengan jadwal kerja. Setiap karyawan dituntut untuk saling bekerja sama satu sama lain tanpa ada pembebanan pada salah satu karyawan atau divisi. Mereka semua dituntun untuk bisa bekerjasama dalam menghadapi semua keadaan dan pekerjaan. Tidak ada pembedaan antara yang shift pagi atau sore semua sama saja.



c.    Budaya kerja Respect
Perusahaan telah menerapkan budaya kerja respect. Salah satunya adalah perusahaan memberikan penghargaan kepada karyawan yang berprestasi, menuntut karyawan agar bisa menjaga sikap, serta dalam berkomunikasi menggunakan bahasa yang mencerminkan rasa hormat. Selain itu, hal ini membuat karyawan berlomba lomba mengerjakan sesuatu dengan baik dan sempurna, dan juga karyawan juga merasa dihargai atas kerja keras mereka selam ini dalam membangun perusahaan.

d.   Budaya Kerja Integrity
Perusahaan telah menerapkan budaya kerja Integrity. Karyawan setuju karena perusahaan memberikan peraturan yang positif kepada karyawan, antara lain karyawan dituntut untuk bersikap jujur, bertanggung jawab dalam bekerja, serta mengerjakan pekerjaan sesuai dengan peraturan perusahaan. Hal ini membuat karyawan memiliki disiplin yang tinggi, loyalitas yang kuat, dan kehati hatian dalam bekerja.

e.    Budaya Kerja Excellent
Perusahaan telah menerapkan budaya kerja Excellent. Karyawan setuju karena perusahaan menuntut agar pekerjaan yang ditekuni memunculkan keunggulan, karyawan dituntut untuk jarang membuat kesalahan dalam bekerja serta dituntut untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Karyawan juga memiliki sifat konsentrasi yang terasah sehingga dapat menjaga mutu dari setiap produk yang ada.

f.     Budaya Kerja Innovative
Perusahaan telah menerapkan budaya kerja Innovative. Karyawan setuju karena perusahaan memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mengembangkan diri melalui program pelatihan, memberikan kebebasan kepada karyawan dalam menjalankan tugasnya, serta memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mengemukakan ide. Hal ini sangat bagus dalam mengasah kreativitas dalam diri setiap karyawan, sehingga akan lahir banyak inovasi inovasi  yang baru yang dapat membuat perusahaan semakin maju dan bersaing dengan perusahaan yang lainnya.

Budaya budaya seperti itulah yang membuat PT Indofood bisa maju dan berkembang pesat hingga saat ini, antara petinggi dengan karyawan memiliki sikap kerja dan budaya yang sangat baik dan membangun satu sama lain. Sehingga dapat bertahan, dari dulu hingga sekarang, walaupun persaingan semakin ketat dan banyak perusahaan perusahaan baru bermunculan.

Pada penjelasan diatas, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk juga menerapkan budaya kerja excellent kepada karyawan. Dalam menjalankan dan mendukung kinerjanya PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk telah menerapkannya dengan baik. Karyawan setuju dengan adanya komitmen karyawan yang ditetapkan yang artinya karyawan bersedia untuk melakukan peraturan atau komitmen karyawan yang ditetapkan oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, namun sebaiknya perusahaan melakukan monitoring pada saat karyawan bekerja.

Selain melakukan monitoring, perlu adanya dukungan dan keseimbangan dari divisi lain yang ada di PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, dan mensinergikan beberapa faktor dan variabel yang ada untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan di sebuah perusahaan dalam menjalankan budaya kerja dan komitmen karyawan. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk juga harus memperhatikan kehadiran dan sistem informasi yang ada di perusahaan karena hal tersebut merupakan pendukung budaya kerja dan komitmen di suatu perusahaan.

Analisis kompensasi (PT Indofood)
Kompensasi adalah seluruh imbalan yang diterima karyawan atas hasil kerjakaryawan tersebut pada organisasi. Kompensasi bisa berupa fisik maupun non fisikdan harus dihitung dan diberikan kepada karyawan sesuai dengan pengorbanan yangtelah diberikannya kepada organisasi / perusahaan tempat ia bekerja.
Macam-Macam / Jenis-Jenis Kompensasi Yang Diberikan Pada Karyawan :

A.    Kompensasi Langsung
Kompensasi langsung merupakan penghargaan yang diterima karyawan dalam bentuk uang. Kompensasi langsung dapat berupa gaji (Balas jasa yang dibayar secaraperiodik kepada karyawan yang tetap serta mempunyai jaminan yang pasti), upahinsentif (Jenis kompensasi lain yang diberikan kepada karyawan sebagai imbalan ataskerjanya), dan tunjangan-tunjangan lain.



B.     Kompensasi Tidak Langsung
Menurut Handoko (2001:183), “Kompensasi tidak langsung adalah balas jasapelengkap atau tunjangan yang diberikan pada karyawan berdasarkan kemampuanperusahaan. kompensasi tidak langsung merupakan balas jasa yang diberikan dalambentuk pelayanan karyawan, karena diperlakukan sebagai upaya penciptaan kondisidan lingkungan kerja yang menyenangkan. kompensasi tidak langsung menjadibeberapa bagian yaitu:
·         Pembayaran upah untuk waktu tidak bekerja (time-off benefit) : harisakit, liburan saat cuti, alasan lain seperti kecelakaan, kehamilan,upacara pemakaman
·         Perlindungan ekonomis terhadap bahaya : tunjangan hari tua,tunjangan pengobatan, BPJS
·         Program pelayanan karyawan : rekreasi, perumahan, fasilitaspembelian, aneka ragam pelayanan

Perusahaan Indofood menerapkan sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) diantaranya :
a.       Komitmen dan Kebijakan
1)      Menetapkan organisasi keselamatan dan kesehatan kerja pada posisi yang dapat menentukan keputusan perusahaan.
2)      Menyediakan anggaran tenaga kerja yang berkualitas dan sarana – sarana lain yang diperlukan dibidang keselamatan dan kesehatan kerja.
3)      Menetapkan personel yang mempunyai tanggung jawab, wewenang dan kewajiban yang jelas dalam penanganan keselamatan dan kesehatan kerja.
4)      Perencanaan keselamatan dan kesehatan kerja yang terkoordinasi
5)      Melakukan penilaian kinerja dan tindak lanjut pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja.

b.      Penerapan
1)      Jaminan kemampuan:
·         SDM, sarana dan prasarana
·         Integrasi
·         Tanggung jawab dan tanggung gugat
·         Konsultasi, motivasi dan kesadaran
·         Pelatihan dan kompetensi kerja
2)      Kegiatan pendukung:
·         Komunikasi
·         Pendokumentasian
·         Pencatatan dan manajemen informasi
3)      Identifikasi Sumber Bahaya, Penilaian dan Pengendalian Resiko:
·         Identifikasi Sumber Bahaya
·         Penilaian Resiko
·         Tindakan pengendalian
·         Prosedur menghadapi keadaan darurat atau bencana
·         Prosedur menghadapi insiden
·         Prosedur rencana pemulihan keadaan darurat

Tinjauan Ulang Sistem Manajemen K3 di perusahaan ini meliputi:
1.      Evaluasi terhadap kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja
2.      Tujuan, sasaran, dan kinerja keselamatan dan kesehatan kerja
3.      Hasil temuan audit sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3).
4.      Evaluasi efektivitas penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) dan kebutuhan untuk mengubah sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) sesuai dengan :
a.       Perubahan peraturan perundangan
b.      Tuntutan dari pihak yang terkait dan pasar
c.       Perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk epidemologi
d.      Pengalaman yang di dapat dari insiden keselamatan dan kesehatan kerja
e.       Pelaporan
f.        Umpan balik khususnya dari tenaga kerja

Pengembangan Dan Pelatihan SDM
1.      Pengembangan dan evaluasi karyawan (Development and Evaluation).
Tenaga kerja yang bekerja pada organisasi atau perusahaan harus menguasai pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya. Untuk itu diperlukan pembekalan agar tenaga kerja yang ada dapat lebih menguasai dan ahli dibidang masing-masing serta meninggkatkan kinerja yang ada. Dengan begitu proses pengembangan dan evaluasi karyawan menjadi sangat penting mulai dari karyawan pada tingkat rendah maupun yang tinggi.
2.      Memberikan kompensasi dan proteksi pada karyawan (Compensation and Protection).
Kompensasi adalah imbalan atas kontribusi kerja karyawan secara teratur dari organisasi atau perusahaan. Kompensasi yang tepat sangat penting dan disesuaikan dengan kondisi tenaga kerja. Kompensasi yang tidak 39 sesuai dengan kondisi yang ada dapat menyebabkan masalah ketenaga kerjaan dikemudian hari ataupun dapat menimbulkan kerugian pada perusahaan. Proteksi juga perlu diberikan kepada karyawan agar dapat melaksanakan pekerjaannya dengan tenang sehingga kinerja dan kontribusi karyawan tersebut dapat maksimal dari waktu ke waktu.

Sebagai perusahaan yang dinamis dan berupaya mengembangan berbagai inovasi dalam perusahaan, PT. Indofood melakukan berbagai hal berikut untuk mengembangkan SDMnya, yaitu:

1.      Memfokuskan pada pengembangan kompetensi teknis.
2.      Pada level yang lebih tinggi, karyawan dibekali dengan kemampuan manajerial dan kepemimpinan.
3.      Tersedianya fasilitas pelatihan yang mendukung karyawan untuk mendukung proses pembelajaran.
4.      Membekali karyawan dengan modul pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan.
5.      Training dilaksanakan oleh trainer internal atau konsultan yang kompeten dengan tujuan memperluas pengetahuan serta terus memperbarui teknik pelatihan.
Berikut ini hal-hal yang dilaksanakan dalam pengembangan talenta SDM di perusahaan Indofood:
  • Mengetahui kebutuhan karyawan sebagai cara mengoptimalkan kegiatan operasional perusahaan. maka dari itu, setiap pegawai harus bekerja secara profesional sesuai dengan tanggung jawabnya. Di lain pihak, perusahaan juga menghargai kebutuhan para pekerjanya dan mengadakan pelatihan untuk memperoleh hasil maksimal.
  • Mengadakan training untuk karyawan setiap bulan atau dalam kurun waktu tertentu. Tujuannya untuk mendapatkan SDM profesional dan juga ahli dalam bidang pekerjaan yang dikerjakan. Tenaga profesional, ahli dan terdidik tentunya akan membawa perusahaan menuju kemajuan dan perkembangan yang pesat.
  • Mengadakan pelatihan untuk karyawan baru agar mereka lebih mudah memahami seluk beluk berkarir dan budaya yang ada di perusahaan. Dalam pelaksanaannya, karyawan baru dilatih oleh karyawan senior agar lebih cepat tanggap dan cepat mengikuti serta beradaptasi dengan karyawan lainnya.
  • Memilih karyawan baru melalui seleksi. Serangkaian tes dan persyaratan yang harus dipenuhi calon karyawan saat hendak masuk perusahaan dimaksudkan untuk mendapatkan SDM yang benar-benar unggul di bidangnya. Dengan begitu, mereka bisa lebih mudah paham dan dapat segera bekerja setelah menerima penjelasan singkat.
  • Menawarkan jenjang karir dan promosi jabatan sebagai stimulasi untuk memicu kemampuan setiap karyawan mengembangkan diri demi memajukan perusahaan. Penawaran tersebut juga diharapkan dapat menjaga loyalitas para pekerja kepada perusahaan.
  • Menjalin hubungan baik dengan karyawan. Strategi ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya kesenjangan sehingga semua orang tetap memiliki tujuan yang sama yaitu meningkatkan omzet dan keuntungan
PT Indofood CBP Sukses Makmur tbk. mengelola seluruh tahapan proses produksi makanan, dimulai dari produksi dan pengolahan bahan baku hingga menjadi produk akhir yang siap untuk dijual kepada konsumen. SOP Proses Bisnis PT Indofood CBP Sukses Makmur tbk. adalah sebagai berikut :
1.      PT Indofood memiliki perkebunan yang bekerja sama dengan para petani untuk mengelola hasil pertanian atau perkebunan yang akan dijadikan sebagai bahan baku untuk memproduksi berbagai produk.
2.      Hasil dari pertanian atau perkebunan tersebut kemudian diolah menjadi bahan baku yang siap untuk diproduksi di pabrik Indofood, sehingga menjadi produk jadi yang siap untuk dipasarkan.
3.      Di pabrik Indofood, produksi semua bahan baku diolah sebaik mungkin agar menjadi produk yang berkualitas tinggi. Di pabrik Indofood tidak hanya terdapat kegiatan produksi, namun juga kegiatan research yang berfungsi untuk mengendalikan komposisi-komposisi yang digunakan dengan cara mengambil sampel secara random dan menelitinya dalam sebuah ruangan laboratorium untuk memastikan bahwa produk tersebut telah layak untuk dipasarkan sebagai produk yang berkualitas.
4.      Pengemasan dilakukan di dalam pabrik, dimana semua bahan baku yang telah diolah dan menjadi produk jadi kemudian disortir ke dalam ruangan pengemasan. Selanjutnya, tenaga kerja yang memiliki kemampuan tinggi akan mengemas produk secara cepat dan baik.
5.      Distribusi merupakan komponen utama dalam kegiatan operasional PT Indofood sebagai perusahaan Total Food Solutions. PT Indofood tidak memiliki gudang penyimpanan di dalam pabriknya. Setiap delapan jam sekali, produk jadi yang telah dikemas langsung didistribusikan kepada outlet ritel atau pasar tradisional. Melalui jaringannya yang luas, PT Indofood menjamin pendistribusian produk ke wilayah-wilayah dilakukan secara baik dan dalam waktu sesingkat mungkin, serta ketersediaan produk-produk Indofood di hampir seluruh pelosok nusantara.
6.      Pada tahap akhir, produk yang telah didistribusikan dari pabrik kini telah tersedia di outlet ritel serta pasar tradisional yang berada di setiap wilayah. Kegiatan transaksi jual beli dapat dengan mudah terjadi, karena sistem pendistribusiannya yang luas sehingga memudahkan konsumen untuk menemukan produk Indofood.
SOP Proses Bisnis PT Indofood CBP Sukses Makmur tbk. dapat digambarkan dalam Flow Diagram sebagai berikut :



Sarana dan Prasarana PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.
Sarana dan Prasarana yang terdapat di PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Antara lain sebagai berikut :





































Sedangkan sarana dan prasarana yang terdapat di departemen Personalia adalah sebagai berikut :















Daftar Pustaka :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CONTOH SURAT LAMARAN

SHU koperasi nasari